Nasi Penggel

Kuliner Khas Kebumen Nasi Penggel (Foto : kaskus.co.id)
Nasi Penggel merupakan makanan khas Kebumen yang berupa nasi berbentuk bulat seperti bola pingpong yang disajikan diatas pincuk daun pisang. Nasi tersebut kemudian dikasih sayur nangka (jangan gori) serta lauk berupa kikil atau jeroan sapi.

Satu pincuk umumnya berisi 7–8 penggel. Rasanya yang gurih dan mengenyangkan pas banget untuk dijadikan sarapan di pagi hari. Seporsi nasi penggel bisa ditebus dengan harga 8–10 ribu rupiah.

Saat ini, makanan khas ini kian langka dan hanya bisa kamu temukan di tempat-tempat tertentu aja. Oya, Nasi Penggel ini konon kabarnya hanya bisa ditemukan ketika pagi hari saja lho, jadi kalau sudah siangan dikit udah susah ditemukan.

Soto Tamanwinangun

Soto Tamanwinangun (Foto : kaskus.co.id)
Tak hanya Kudus dan Semarang yang terkenal akan kelezatan sotonya, Kebumen juga punya soto khas yang rasanya bisa diadu. Gak percaya? Cobain deh soto Tamanwinangun yang berasal dari dari Tamanwinangun, Kebumen.

Berbeda dengan soto-soto lainnya, soto Tamanwinangun ini menggunakan daging entok atau itik Serati. Di setiap suwiran dagingnya, bumbu soto terasa meresap sempurna.

Soto ini tidak menggunakan kuah bening seperti soto umumnya, melainkan memakai kuah santan yang berpadu dengan kaldu entok yang nikmat dan gurih. Seporsi soto Tamanwinangun biasanya dilengkapi dengan potongan ketupat yang bikin kenyang.

Lanting Khas Kebumen

Lanting Khas Kebumen (Foto : harianresep.blogspot.com)
Lanting atau Klanthing termasuk salah satu oleh-oleh khas Kebumen yang sangat terkenal selain Sale Pisang dan Jipang Kacang. Bahkan kota Kebumen pun sering dijuluki kota Lanting. Makanan kering berbentuk angka delapan ini menggunakan singkong sebagai bahan dasarnya.

Pada awalnya, lanting ini hanya memiliki dua rasa aja, yaitu original dan bawang goreng. Tapi, seiring dengan perkembangan zaman kini lanting diproduksi dengan aneka rasa, seperti rasa balado, keju, pedas manis, jagung bakar, dan rasa yang lainnya.

Rasanya yang gurih dan renyah bakal bikin kamu ketagihan loh guys. Mungkin kamu gak akan berhenti memakannya sebelum habis sebungkus. Kalau kamu mudik atau singgah di Kebumen, jangan sampai melewatkan camilan enak yang satu ini.

Soto Ayam Petanahan

Ilustrasi makanan khas Kebumen Soto Petanahan (Foto : masakandapurku.com)
Selain terkenal akan peyek yutuknya, daerah Petanahan juga kondang akan kelezatan sotonya. Salah satu soto khas Petanahan yang terkenal enak adalah soto Sukarman atau yang dikenal juga dengan nama Pak Kored.

Soto Petanahan ini berisi suwiran daging, lengkap dengan toge dan potongan ketupat. Kamu gak akan menemukan potongan kubis dan soun seperti soto pada umumnya.

Kuah soto Petanahan ini tampak kental dan terasa gurih karena disajikan dengan bumbu rempah seperti kunyit dan jahe yang menambah citarasa soto ini. Karena porsinya banyak, seporsi udah bisa bikin kamu kenyang! Tapi, kalau perut kamu masih muat ya silahkan nambah lagi, hehe.

Yutuk Goreng

Yutuk Goreng (Foto : kabarkebumen.com)
Yutuk adalah sejenis hewan laut yang mudah ditemukan di pesisir pantai Kebumen, terutama pantai Petanahan. Oleh warga setempat, hewan bercangkang yang mirip undur-undur ini diolah menjadi bakwan ataupun rempeyek khas yang renyah dan gurih mirip udang.

Jika mampir ke pantai Petanahan, jangan lupa untuk mencicipi kuliner khas yang satu ini. Bakwan atau rempeyek yutuk ini paling enak dijadikan pelengkap saat menyantap pecel yang juga biasa dijajakan di sana.

Harganya murah banget kok hanya 5 ribu untuk seporsi pecel dan seribu rupiah untuk satu peyek yutuk, kamu sudah bisa menikmati makanan khas ini. Oya, rempeyek yutuk ini juga sering disebut dengan nama rempeyek undur-undur.

Sate Ambal

Sate Ambal Kebumen (Foto : kaskus.co.id)
Siapa seh yang tak kenal dengan Sate Ambal? Bagi kamu yang asli Kebumen atau yang biasa singgah di kota ini tentu sudah tak asing dengan makanan yang satu ini. Sate ayam khas Kebumen yang terkenal dan legendaris ini juga bisa kamu temukan di luar daerah Kebumen.

Sesuai namanya, sate Ambal berasal dari desa Ambalresmi, kecamatan Ambal yang berada di pesisir selatan Kebumen. Sepintas memang mirip dengan sate Madura, namun bumbu yang digunakan sate Ambal ini jauh berbeda.

Kalau sate Madura biasanya menggunakan kacang tanah sebagai bahan dasar bumbunya, lain halnya dengan sate Ambal yang memanfaatkan sambal tempe untuk menciptakan citarasa yang unik lewat rasa pedas yang bercampur dengan jahe dan aneka rempah lainnya.

Sebelum dibakar, daging satenya telah dimasak terlebih dahulu sehingga rasanya lembut dan gurih. Sate Ambal biasanya disajikan terpisah dari bumbunya, lengkap dengan potongan lontong atau ketupat. Untuk menikmati rasa sate Ambal yang maknyus top markotop di Kebumen, kamu cukup mengeluarkan uang antara 10–15 ribu aja. Murah meriah banget bukan?

Air Terjun Kedondong atau Curug Kedondong (Curug Gunungsari)

Air Terjun Kedondong atau Curug Kedondong (Foto : instagram)
Curug Kedondong merupakan curug di daerah Kebumen yang wajib dikunjungi bagi kamu pecinta air terjun. Mengapa demikian? Karena curug yang mempunyai ketinggian 23 meter ini unik dan indah. Air disini turun merayap pelan diantara tebing bebatuan.

Selain itu, tempat wisata air terjun di Kebumen ini masih jarang dikunjungi sehingga nuansa alaminya dapat banget. Kamu bisa mendapatkan spot foto yang keren disini dengan latar air terjun dan bebatuan. Hasil jepretan kamu di tempat ini akan semakin membuat instagrammu makin ngehits.

Lokasi Curug Kedondong atau yang sering disebut Curug Gunungsari ini berada di Desa Gunungsari Kecamatan Karanggayam, Kebumen. Warga setempat menyebutnya Curug Butak. Jarak air terjun ini sekitar 26 km dari kota Kebumen. Setelah sampai di desa (pemukiman warga) kamu masih harus berjalan sekitar 450 meter menuju lokasi.

Karena curug ini belum resmi dikelola menjadi objek wisata, jadi belum ada akses masuk maupun fasilitas. Anda tak akan menemukan kolam untuk berendam di bawah curug cantik ini. Jadi, kalau memang kamu mau mengunjungi curug ini sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman dari rumah.